KompasTV arrow Shot N Share arrow Citizen Journalism arrow Disebut Primitif, Warga Mentawai Demo
Disebut Primitif, Warga Mentawai Demo
Rabu, 16 April 2008, 19.15 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Tersinggung karena disebut orang primitif, puluhan warga dari Forum Mentawai Bersatu menggelar aksi unjuk rasa, Selasa siang (15/04) di kota Padang. Aksi digelar di tiga tempat, yakni di hotel Batang Arau Pelabuhan Muara Padang, kantor Gubernur Sumatera Barat dan kantor dinas Pariwisata Seni dan Budaya Sumbar.

Aksi sempat ricuh saat seorang staf asing Martin menemui warga, namun aksi akhirnya bisa berakhir dengan damai setelah warga menyampaikan rasa protesnya. Warga mengaku, aksi ini dipicu pernyataan Martin Daly, seorang warga Australia dalam deklarasi Asosiasi Kapal Selancar Sumatera Barat di Pangeran Beach Hotel Senin lalu.

Saat Deklarasi Martin menyebut warga Mentawai masih primitif. Warga menuntut Martin meminta maaf. Warga juga meminta pemda setempat untuk mencabut izin kapal selancar Martin Daly dan segera mendeportasinya pulang ke Australia.

Video Kiriman: Indrawadi-Padang
Video Editor: Fajar
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
demo mentawai
pono (117.102.80.xxx) 2008-04-18 13:45:44

video rekaman tersebut saya lihat juga nongkrong di youtube
Mrs
Leni (117.102.80.xxx) 2008-04-17 21:12:14

Saat itu saya ikut hadir dalam seminar, saya juga mempunyai rekaman pidato itu.
Saya menilai ada memprovokasi demo tersebut. Martin tidak ada menghina orang mentawai. Martin hanya bercerita bahwa pertama kali dia datang di mentawai tahun 1990 dia menemukan di mentawai tersebut belum ada listrik, pembangunan, masih terlihat sepi dan primitif. Namun sekarang mentawai sudah maju. Dia juga tidak ada bilang hati hati terhadap orang mentawai. Hanya bahasanya kurang bagus, dia mengatakan dia ada hati terhadap orang mentawai. Maksudnya dia ada menaruh hati dengan mentawai. Hanya kata sepotong itulah yang di manfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebelum kejadian Martin dan Rick Cameron memang ada selisih paham tentang usaha di mentawai. Rick mau menguasai semuanya. Saat Rick dan Martin meeting beberapa peserta Demo juga hadir saat itu. Dari situ kita sudah bisa menilai siapa dalang di balik ini semua.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort