KompasTV arrow Hiburan arrow Musik arrow Bens Leo : Musisi Kritik Wakil Rakyat, Itu Wajar
Bens Leo : Musisi Kritik Wakil Rakyat, Itu Wajar
Kamis, 10 April 2008, 23.02 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Pekan ini lagu grup band Slank berjudul "Gosip Jalanan" menjadi perbincangan khalayak. Lagu milik Slank itu sebetulnya sudah beredar sejak tahun 2004 lalu, namun Badan Kehormatan DPR merasa gerah dan sempat berniat menggugat ketika Bimbim dan kawan-kawan menyanyikan lagu tersebut di depan kantor KPK Beberapa minggu lalu.

Setelah tertangkapnya Al Amin Nur Nasution, anggota komisi IV DPR RI dengan dugaan suap. Bagi Bens Leo, pengamat musik Indonesia, lagu-lagu Slank yang kental dengan kritikan sebetulnya bertujuan kontrol sosial.

Dalam sejarah musik Indonesia, banyak musisi yang dengan lantang mengkritik politisi atau wakil rakyat yang nyeleneh lewat lagu. Sebut saja nama besar Iwan Fals atau Frangky Sahilatua. Hal ini bagi Bens Leo adalah satu hal yang wajar, dimana seorang seniman mengekspresikan isi hatinya lewat lagu.

Menurut Bens Leo, selama masih dalam koridor yang benar, tak ada alasan bagi siapapun untuk melarang. Bukankah Kebebasan berekspresi merupakan salah satu bagian dari hak asasi manusia?.

| Reporter:Budi | Kamerawan:Budi | Penulis:Budi | Editor Video:Uce |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort