KompasTV arrow Feature arrow Art & Culture arrow Menengok Masa Lalu di Fort Rotterdam Makassar
Menengok Masa Lalu di Fort Rotterdam Makassar
Rabu, 26 Maret 2008, 10.05 WIB
Get the Flash Player to see this player.
JIKA ke Makassar, Anda akan rugi jika tidak mengunjungi Benteng Fort Rotterdam. Melalui benteng peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh ini, kita dapat mengenang masa lalu.

Benteng ini dibangun sekitar tahun 1545 oleh Raja Gowa. Awalnya benteng dengan luas area sekitar 100 x 150 meter ini terbuat dari batu bata. Di dalamnya ada rumah-rumah panggung khas kerajaan Gowa. Belanda yang dipimpin Speelman akhirnya membakarnya dan membangunnya seperti sekarang. Lalu diberi nama Fort Rotterdam seperti nama tempat kelahiran Gubernur Jenderal Belanda Cornelis Speelman.

Sekarang benteng ini dijadikan museum. Kita bisa melihat bekas ruang tahanan Pangeran Diponegoro serta keindahan bangunan berarsitektur era 1600-an.

Di dalam benteng yang dikeliling dinding setinggi 5 meter dan setebal 2 meter ini terdapat Museum La Galigo. Museum ini menyimpan berbagai koleksi sejarah seperti berbagai jenis perahu, naskah kuno, dan bebatuan asli yang digunakan Belanda membangun benteng. Tiket masuk ke museum ini hanya Rp 1.700 untuk sekali masuk.

Benteng Panyyua adalah nama lain benteng ini yang diambil dari bahasa Makassar. Panyyua berarti penyu. Jika dilihat dari udara benteng ini memang mirip penyu. Jaraknya hanya sekitar 2 km dari Pantai Losari sehingga mudah ditemukan.

| Reporter:Mursalim Djafar | Kamerawan:Mursalim Djafar | Penulis:Alim/Agung Raharjo | Editor Video:Ita |Laporan Tv Tribun Timur Makassar
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
MAKASSAR
aSHAR (202.152.23.xxx) 2008-03-29 14:51:14

Kasihan pejuang kita ya
oke
jhonVO (222.124.84.xxx) 2008-03-26 13:27:55

saya kira liputan kompas tv sudah sangat variatif. salah satu liputan dari makasar, menunjukkan, meskipun usianya baru beberapa bulan (1 bulan?) kompas tv telah menunjukkan kelasnya. aku tunggu liputan dari berbagai kota.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort