KompasTV arrow Feature arrow Art & Culture arrow Adu Bagong (1)
Adu Bagong (1)
Kamis, 28 Pebruari 2008, 21.00 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Tradisi mengadu hewan sebagai tontonan amat umum dilakukan masyarakat tradisional di Indonesia. Mulai dari adu ayam hingga adu balapan sapi bisa ditemui di beberapa daerah. Di daerah pesisir Selatan Jawa Barat juga dikenal adanya permainan yang disebut dengan adu bagong. Bagong adalah istilah lain untuk menyebut babi hutan. Dalam permainan ini babi diadu dengan anjing peliharaan masyarakat.

Pertarungan hidup mati antara babi dan anjing ini disebut sudah ada sejak sekitar tahun 1960-an.
Berawal dari keluhan masyarakat sekitar yang perkebunannya rusak akibat hama babi hutan, wargapun menggelar perburuan dengan bantuan kawanan anjing. Atas pengalaman itu, masyarakat menjadi terbiasa melihat perkelahian antara
anjing dan babi hutan. Kebiasan ini akhirnya membawa pertandingan itu ke dalam arena khusus. Konon di arena ini ada pula yang mengatakan adu bagong bahkan dilakukan antara babi dengan pendekar jawara.

Di beberapa daerah di Jawa barat,  seperti di Cikalong, Cianjur Jawa Barat, adu bagong sudah seperti tradisi. Pada setiap pertandingan yang diselenggarakan oleh panitia, arena pertarungan selalu dipadati penonton. Dengan iringan musik tradisional khas Sunda, para penonton bersorak-sorai menyaksikan bagaimana kawanan anjing aduan menyerang babi hutan. Atau sebaliknya, Moncong babi hutan yang menyeruduk kawanan anjing.

Penulis: Budhi I Sumber: Nusaraya, Kompas I Editor: Yuan I
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
masyarakat bodoh
tiwi (125.164.136.xxx) 2008-04-07 13:23:00

orang orang yang mempertarungkan anjing dengan babi dan menikmatinya sebagai tontonan dan menyebutnya sebagai culture?? beginikah masyarakat indonesia yang katanya bermoral???
seru..
gigin (202.146.4.xxx) 2008-03-19 14:46:18

wah seru amat nih.....kl mati bagongnya dikemanain nih????
...
MantanCalonDuta (117.102.80.xxx) 2008-03-12 13:38:14

PARAH!!! GA ADA HATI NURANI IAA?? BAYANGIN AJA KALO KITA YANG DI ADU?
tradisi+hiburan+penganiayaan
pendy (84.74.66.xxx) 2008-03-09 15:51:34

tradisi ya,hiburan ya,penganiayaan tidak.dimana rasa kasihan,rasa iba kita.bagong yang dikeroyok anjing menjerit,seolah berteriak minta tolong.tradisi yang tidak baik ini harus sedikit dirubah,dari adu bagong menjadi adu balapan anjing,bukankah ini lebih menarik?
Poor animal
Meli (75.62.247.xxx) 2008-02-29 02:51:39

Hewan termasuk bagong dan anjing ciptaan Tuhan juga. Kedua binatang tersebut dapat dapat memberikan manfaat tanpa harus menyakiti (sampai mati). Jika rakyat kurang hiburan, hidupkan kembali pertunjukan wayang golek semalam suntuk.
yogi (125.160.123.xxx) 2008-02-28 22:51:52

davide it impera !!!!is a good job .
kejam...
Gatot Sunyoto (117.102.80.xxx) 2008-02-28 22:04:58

tidak berperi kehewanan
begitulah potret masyrakat kita yang sebenarnya.
Sadis...
jimy (117.102.80.xxx) 2008-02-28 21:23:07

Tidak berperikehewani, tapi seru gila!!!!!
Adu Bagong Stupid!!
Fajar (117.102.80.xxx) 2008-02-28 23:00:30

kebiasaan orang-orang bodoh yang masih dipertahankan, dimana pemerintah???

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort