Kader Perempuan, Utamakan Kualitas bukan Kuantitas
Selasa, 26 Agustus 2008, 15.08 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Ketentuan Komisi Pemelihan Umum (KPU) yang mewajibkan setiap partai memenuhi kuota 30 persen kader perempuan ditanggapi berbeda oleh Rieke Diah Pitaloka. Karena pemenuhan kuota tersebut tidak hanya dipandang secara kuantitas saja tetapi harus dilihat dari segi kualitasnya, serta harus dijadikan sebagai tanggung jawab partai politik (Parpol).

Rieke, artis yang sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia politik tersebut juga menampik anggapan bahwa perempuan didalam dunia politik hanya sebagai penghibur saja. Karena hingga saat ini banyak peran positif yang diberikan wanita di legislatif maupun eksekutif dapat dilihat masyarakat. Lebih jauhnya lagi, Rieke menyatakan bahwa yang kebanyakan terlibat korupsi bukan kaum perempuan.

Selain itu, Rieke yang juga sering aktif terhadap berbagai kegiatan sosial dan pergerakan sosial tersebut juga mengakui keterlibatannya dalam suatu partai tidak ditempuh secara mudah. Ada mekanisme yang harus ditempuhnya terlebih dahulu.

| Reporter:/Kamerawan:Anthony | Penulis:Adi | Editor Video:Ucup|
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
farnn66
rendyson (125.162.3.xxx) 2008-09-14 11:42:37

saya sgt stuju bhw kader perempuan utk stiap partai hrs brkualitas bukan kwantitas tapi kualitas diutamakan. sy dukung kaader perempuan hrs ada dlm setiap partai. bila perlu dirikan partai perempuan....
rafael_wibowo@yahoo.co.uk
rafael (125.165.48.xxx) 2008-09-13 23:38:50

Are your sure Oneng ?
kader perempuan
dina aida (118.136.43.xxx) 2008-08-26 20:20:44

Saya paling tidak suka memilih kader partai yang jadi kutu loncat, kesannya tdk solid,gampangan, gimana mau mimpin negara orangnya kayak begitu mau enak sendiri,semacam pelarian gitu lho!

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort