KompasTV arrow Berita arrow Regional arrow IPDN Klarifikasi Laporan Inu Kencana
IPDN Klarifikasi Laporan Inu Kencana
Selasa, 29 April 2008, 07.49 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Kepala Biro Umum Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sri Moyo Tamtomo mengklarifikasi laporan tuduhan korupsi yang diajukan oleh dosen IPDN, Inu Kencana Syafi'i. Senin siang bersama Kabiro Kemahasiswaan, Sri Moyo mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan bukti bahwa laporan yang dibuat Inu Kencana palsu.

Pada tanggal 22 April lalu, Inu Kencana melaporkan adanya dugaan korupsi pembangunan barak praja IPDN sebesar Rp. 33,6 miliar. Padahal menurut Sri Moyo, rencana pembangunan barak praja itu tidak pernah dilaksanakan karena tahun ini IPDN tidak menerima praja. Sedangkan anggaran sebesar Rp. 33,6 miliar tersebut tidak pernah dicairkan dan tetap berada di kas negara.

Merasa dituduh, pihak IPDN pun mengambil langkah hukum. Selain mengklarifikasi ke KPK, IPDN juga telah melaporkan Inu Kencana ke POLDA Jawa Barat sehubungan dengan perbuatan tidak menyenangkan dan merusak kehormatan orang serta pemberitaan yang bohong. 

| Reporter:Budhi | Kamerawan:Udhie | Penulis:Santos | Editor Video:Navis |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
inu oh inu
bambang (202.169.24.xxx) 2008-05-09 22:08:13

INu Kencana kayak orang kebingungan, sex bebas, korupsi, penganiayaan dsb kamu blow up habis2an. ntar klo gak ada berita lagi tulis aja tanah IPDN adalah tanah sengketa. Dasar orang bloon, meng-ada2 aja. ayo IPDN tuntut balik tuh Inu biar kapok pok pok..
Design Graphic
poer_doank (125.161.200.xxx) 2008-05-06 16:31:49

Berjuang dijalan kebenaran selalu banyak tantangan & ganjalan...maju terus Pak Wisnu...doaku mengiringi langkanmu...
Masyarakat
tono (125.162.123.xxx) 2008-05-05 16:42:50

Sudah jelas gak ada untungnya didirikan IPDN, karna merugikan Negara, dimana negara ini masih miskin terkecuali memang IPDN kumpulan orang-orang pengemis dan kuruptor.......
S1
Ari (125.161.84.xxx) 2008-05-05 16:10:35

Kl laporan Inu tidak benar tuntut sj, tp apa mungkin orang lapor sembarangan tanpa ada bukti2? Inu adl org yg berani melawan & mengungkap kebobrokan. Walau kesiangan tetapsj pahlawan itu lbh baik.
titian
anak inu (125.160.80.xxx) 2008-05-05 12:18:34

Ih... ada yg kritik kok sewot.. kalian semua jadi korban pemberitaan... padahal semua pemberitaan itu bohong..
dan sangat mengada-ada
ISC
Indonesian Saudi Comunity (117.102.80.xxx) 2008-05-03 21:48:26

Sudah Jelas IPDN pola Pendidikan yang Tidak manuasiawi. Bubarkan dan tutup saja itu Sekolah. Apapun nama dan ganti 1jt X tetap turunan IPDN yang menjadi Benalu Bangsa Indonesia.
kenapa Marah ke Pak Inu kalau memang tidak benar.
Give Evident not Talk only. or You Are:
NATO (No Action Talk Only????????????)
keling (117.102.80.xxx) 2008-05-03 21:46:38

ya udah bubar kan aja IPDN biar ga bkin pusing negara.dr pd mikirin IPDN mendingan pikiran Masyarakat Miskin.kpn bangsa n negara ini akan makmur ya?????
Mirsal Sabri (125.162.39.xxx) 2008-05-02 20:15:36

tuntut aja inu kencana, tuntuuuuuuuuuuuuuu
uuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
uuuuuuuuuttttttttttt
,,,
Mirsal Sabri (125.162.39.xxx) 2008-05-02 20:13:25

Gugat balik aja inu kencana, biar dia tahu rasa juga pendukung-pendukungnya, sok-sok jadi pahlawan kesiangan. Kalau IPDn cukup bukti tuntut balik dia jangan diampuni. Dia itu dosen yang kecewa karena gak bisa dapat jabatan apa2. IPDn maju terus pantang mundur, suatu saat negeri ini akan tahu kualitas dan kiprah mu.
koment
bowo (202.162.212.xxx) 2008-05-01 23:31:53

bubarkan saja IPDN, manfaatnya kecil banget buat kesejesahteraan masyarakat sekitar, apalagi manfaat buat bangsa dan negara! tidak ada sama sekali!
B U B A R !

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort