Tata krama yang memang melekat dalam tubuh orang Jawa, terutama Raja Jawa membuat Sri Sultan sadar diri. Langkahnya dalam dunia politik terutama dalam pemilu tahun depan tidak sembarangan.
Sri sultan tak mau dikatakan sebagai manusia yang tidak memiliki sopan santun. Saat ini beliau mengatakan masih memiliki dua gelar resmi dalam pemerintahan. Sebagai Raja Jawa, Kasultanan Jogyakarta dan sebagai Gubernur Daerah Istimewa Jogyakarta. Apabila Sri Sultan mencalonkan diri menjadi Presiden, orang akan berpikiran beliau tak tahu diri.
Lagi pula, menurut Sri Sultan tak perlu terburu-buru. Undang Undangnya saja belum selesai. Soal deklarasi, dia mengutarakan selama hasil poling yang ada selama ini tidak menunjukkan hasil yang signifikan dia tidak mau.
Susi Susanti Persiapkan Tim Uber Indones...
percaya diri - mbak susi jangan pedulikan omongan orang yang tidak suka pada kam...
Amazing! DOMPET RAKSASA...
maksud gw, mending ngerjain yang efisien aja dehhhh bahlul....ide sih boleh2 aja...
Korban Kekerasan Seks '98 Tetap Diam
eksistensi minoritas - di Negara manapun yang namanya minoritas, pasti eksistens...
SEPEDA KAYU Benar-benar Hemat Energi...
bravo - bagus, kreatif dan maju terus hidup sepeda
Narkoba senilai Rp 50 Miliar Dimusnahkan
Benar Narkoba - Salut untuk pemusnahan barang haram tersebut yang dapat merusak ...
Nonton Film Trend Baru Pejabat
KRITIK - SAYA JUGA KURANG SETUJU DENGAN ADANYA FILM ML TERSEBUT, KARENA FILM ITU...
FAKTA (rakyat) Menolak Kenaikan BBM
samiun - jangan percaya kpk pembohong itu pak antasari sewktu menjabat jadi kepa...
Sulitnya Beli Tiket Thomas dan Uber Cup
-- - di indonesia ini apa sih yang ga ada calonya, semua tiket jg di borong calo...
Korban Kekerasan Seks '98 Tetap Diam
Keadilan? - Sebenarnya masalah Mei 1998, mungkin sudah bertahun tahun di bicarak...
UKM Bisa Jadi Raja Minyak
subarkah@krakatausteel.com - Ass. Pemerintah memang hrs bekerja keras utk me...