KompasTV arrow Ads arrow Jalansutra arrow Nikmatnya Wine Tergantung Lidah
Nikmatnya Wine Tergantung Lidah
Senin, 14 April 2008, 12.03 WIB



Ingin minuman berkelas, beraroma tinggi, memiliki citarasa khas, minum saja wine alias anggur. Wine minuman yang mampu menunjukkan kelasnya. Dengan cerutu alias cigar, wine menjadi gaya hidup elite nan elegan.

Bicara tentang wine, unik dan misterius. Wine tak ubahnya seperti seni karakter tinggi. Meminum wine ada cara khusus. Kompleksitas rasa dan karakter dari setiap botol wine, juga sangat berbeda.

Di Indonesia sendiri, wine mulai dikenal dan diakui sebagai sebuah minuman berkelas sejak era 2000-an. Dalam menikmati wine, setiap orang tidak harus membeli yang mahal. Tidak juga harus dilihat dari negara mana asal wine tersebut. Menikmati wine itu, semua tergantung dari lidah si penikmat itu sendiri.

Setidaknya itu pandangan elegan Yohan Handono, penikmat sejati wine. Sudah berpuluh tahun, Yohan meneliti cita rasa, aroma, cara minum serta khasiat istimewa dari sebotol wine.

Wine yang bagus dapat dilihat dari asalnya, cara pembuatan serta tehnik produksinya. Sebelum seperti sekarang, dulu wine di identik dengan pesta pora.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, wine mempunyai komunitas tersendiri yang akhirnya merubah citra tersebut. High class, eksklusif and elegan. Itulah kelas wine saat ini. Wine pun kini merambah ke berbagai kalangan, tak lagi masyarakat kelas atas saja yang dapat menikmati lezatnya wine.

| Reporter:Ade | Kamerawan:Dian | Penulis:Novitasari | Editor Video:Zulvan |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
VIDEO UTAMA
VIDEO LAIN

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort